JOGANEWS.com – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, turut ambil bagian dalam kegiatan Entry Meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya proses audit laporan keuangan pemerintah daerah oleh BPK RI, khususnya di wilayah kerja Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (Ditjen PKN) VI.
Pertemuan berlangsung secara hybrid, dengan pusat kegiatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Bali, sementara kepala daerah lainnya mengikuti secara daring dari daerah masing-masing.
Dalam agenda tersebut, BPK memaparkan garis besar pemeriksaan, metode audit yang akan diterapkan, serta harapan agar seluruh pemerintah daerah dapat mendukung proses pemeriksaan secara kooperatif dan profesional.
Bupati Joune Ganda menegaskan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara siap mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dengan terbuka.
Menurutnya, audit BPK merupakan bagian penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Ia juga menilai hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi strategis bagi pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan program, hingga pertanggungjawaban anggaran.
“Rekomendasi dari BPK akan menjadi pijakan bagi kami untuk terus berbenah. Targetnya jelas, menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efektif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Joune, Kamis.
Dengan keikutsertaan dalam entry meeting ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan komitmennya terus memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional











