JOGANEWS.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (1/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta efisiensi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Di tengah upacara, Joune menyoroti adanya peserta yang jatuh pingsan.
Hal ini menurutnya menjadi pengingat bahwa ASN harus memperkuat fisik dan mental.
Ia bahkan berencana mengaktifkan kembali olahraga bersama dan latihan baris-berbaris setiap Jumat.
“Kita harus melatih fisik agar tidak mudah lemah. Tidak ada gunanya berprestasi kalau kesehatan rapuh. Karena itu, ASN harus disiplin menjaga kesehatan, salah satunya dengan olahraga rutin,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan ASN untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah pusat.
Program tersebut merupakan bagian dari fokus Presiden RI, selain makan bergizi gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Ia menegaskan, kesehatan adalah kunci keberhasilan baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain itu, Joune menekankan pentingnya disiplin sebagai budaya kerja.
Menurutnya, efektivitas dan produktivitas tidak ditentukan dari lamanya bekerja, melainkan dari kualitas kinerja yang dilakukan dengan teratur.
“Disiplin itu kunci. Kalau olahraga atau bekerja dilakukan rutin, tubuh dan pikiran kita akan terbiasa, sehingga tidak merasa terbebani,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung kondisi keuangan daerah.
Ia mengungkapkan pada 2026, Minahasa Utara akan mengalami pengurangan alokasi transfer keuangan ke daerah (TKD) sebesar Rp184 miliar.
Kondisi ini, kata Joune, menuntut seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih berhemat dan melakukan efisiensi.
“Kita semua dalam satu perahu. Tidak boleh ada OPD yang boros sementara yang lain berhemat. Kita harus bersama-sama menjaga anggaran agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegasnya.
Bupati Joune Ganda menutup sambutannya dengan mengajak ASN Minahasa Utara untuk tetap menjaga kesehatan, memperkuat kedisiplinan, serta menjalankan efisiensi agar pemerintah daerah tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat meski dalam keterbatasan anggaran.











