JOGANEWS.com – PT Pertamina Gas (Pertagas), anak usaha PT Pertamina (Persero), secara resmi menetapkan susunan baru jajaran Direksi dan Dewan Komisaris melalui Keputusan Para Pemegang Saham Secara Sirkuler tertanggal 4 Juli 2025.
Dalam susunan baru tersebut, Hanny Joost Pajouw dipercaya mengemban amanah sebagai Komisaris Pertamina Gas.
Penunjukan ini merupakan bagian dari restrukturisasi dan penyegaran organisasi yang dilakukan oleh pemegang saham demi memperkuat tata kelola perusahaan dan menghadapi tantangan strategis ke depan dalam sektor energi dan gas nasional.
Hanny Joost Pajouw, tokoh yang dikenal luas di kalangan pemerintahan dan publik Sulawesi Utara, membawa pengalaman panjang dalam bidang manajemen, pelayanan publik, dan komunikasi strategis.
Penunjukannya diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengawasi kinerja perusahaan sekaligus menjadi penghubung komunikasi antara manajemen dan para pemegang saham.
Selain Hanny, pemegang saham juga mengangkat nama-nama baru lainnya dalam jajaran Komisaris, di antaranya Faisol Riza sebagai Komisaris Utama, Tedy Arman dan Lafrik Bano Rangkuty sebagai Komisaris Independen, serta Irene Umar dan Danar Rahmanto sebagai Komisaris.
Sementara di jajaran Direksi, Indra Pehuliusa Sembiring ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Gamal Imam Santoso, dan sejumlah pergeseran serta pengangkatan juga terjadi di posisi strategis lainnya.
Perombakan struktur ini berlaku efektif mulai 4 Juli 2025 dan merupakan hasil keputusan kolektif dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Pedeve Indonesia sebagai pemegang saham utama Pertagas.
Langkah ini menjadi penanda komitmen Pertamina Gas dalam memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance) serta menjawab dinamika industri energi yang semakin menantang.











