Trump Sang Fenomenal

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : DR Jerry Massie MA, D.MIn, Ph.D (Direktur Political and Public Policy Studies, Pakar Kebijakan Publik/Politik Amerika)

 

Kepemimpinan Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS) Donald Trump patut diacungi jempol dengan sejumlah policy (kebijakan) dan gebrakannya yang pro Amerika. Dan apa yang dilakukannya sesuai janji kampanyenya 2024 lalu. Seperti semboyannya Amerca First dan Make America Great Again (MAGA).

Namun kaum liberal/progreaif mencerca kebijakan Trump seperti memangkas jumlah karyawan, pengurangan 10 persen di setiap embassy, mengganti nama Teluk Mexico menjadi Teluk Amerika sampai menghapus LGBTQ mulai dari olahraga, milter sampai pelajaran disekolah-sekolah.

Sampai kebijaken paling konteoversial yakni take over Gaza yang dikecam oleh sejumlah negara.

Selain itu Trump melakukan perombakan besar-besaran dialam Dinas Pendapatan Internal (Internal Revenue Service/IRS) yang memungut pajak sedang bersiap untuk memecat ribuan pekerja minggu depan. Ini adalah angkah yang dapat menguras sumber daya menjelang batas waktu warga Amerika untuk mengajukan pajak penghasilan pada tanggal 15 April.

Pemecatan pun dilakukan sekitar 75.000 pekerja yang telah menerima pesangon yang ditawarkan Trump dan Musk agar mereka mengundurkan diri secara sukarela, menurut Gedung Putih. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 3% dari 2,3 juta orang tenaga kerja sipil.

Saya kira pernyataan Trump soal anggaran pemerintah federal terlalu membengkak dan terlalu banyak uang yang hilang karena pemborosan dan penipuan. Pemerintah federal memiliki utang sekitar $36 triliun dan mengalami defisit $1,8 triliun tahun lalu, dan ada kesepakatan bipartisan tentang perlunya reformasi.

Ide cemerlang yang dubuat Trump saya amati yakni saat Amerika keluar dari sejumlah lembaga PBB diantaranya WHO dan USAID.

Seperti diketahui negari Paman Sam ini merupakan negara pendonor terbesar di dunia terkiat masalah kemanusiaan. Pada tahun 2024, USAID tercatat memberikan bantuan senilai 153,52 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,5 triliun. Dana ini digunakan untuk program kesehatan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan, termasuk penanggulangan TBC dan AIDS.

Baca Juga:  Pakar Sebut Jokowi dan LBP harus Ganti Rugi Utang Kereta Cepat Whoosh

Selain kebijakan tersebut, Trump juga akan mengambil alih terusan Panama di era Presiden Jimmy Carter Pemerintah AS

Setelah bertahun-tahun bernegosiasi untuk perjanjian Terusan Panama yang baru, kesepakatan dicapai antara Amerika Serikat dan Panama pada tahun 1977. Ditandatangani pada 7 September 1977, perjanjian itu mengakui Panama sebagai kedaulatan teritorial di Zona Terusan tetapi memberi Amerika Serikat hak untuk terus mengoperasikan.

Satu lagi kebijakan yang gila yang dibuat olehnya yakni berencana mendeportasi jutaan imigran ilegal yang berdomisili di Amerika. Sampai kini sudah hampir 20 ribu yang.di deportaai dan ada yang dikirim ke Panama melalui pesawat milter AS.

Bukan deportasi saja, Trump mengeluarkan kebijakan soal tax yang tinggi untuk 3 negara masing-masing Mexico (25 persen), Canada (25 persen), China (10-15 persen) bahkan akan dinaikan lagi.

Belum lagi Trunp berencana mengambil alih Greenland tapi gagasannya itu ditentang sejumlah negara diwilayah Balkan.

Padahal, Trump belum 100 hari bekerja namun kebijakan spekakuler dan fenomenal ilakukannya. Atas pekerjaannya itu dia dinobatkan menjadi pemimpin nomor 1  terpopuler di dunia versi majalah Times.

Kesuksesan di awal pemerintahnnya ini tak lepas dari peran sejumlah Menteri dikabinetnya antaran lain Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, Menteri Efesiensi Anggaran Elon Musk, Menteri Keuangan Scott Bessent sampai Menteri Pertahanan Pete Heggeth

Saya pikir Presiden Prabowo juga melakukan sejumlah hal seeperti Trump yakni pemotongan atau efesiensi anggaran mencapai Rp325 triliun dan ditargetkan dalam 3 tahun ini akan tembus Ro750 triliun. Hal ini pula di lakukan Vietnam dan Argentina di bawah kepemimpinan Javier Milei.

Salah satu keberhasilan utama Trump yakni akan menghentikan pertempuran antara Rusia-Ukraina. Dan genjatan senjata akan terjadi beberapa hari ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo
Realistis Bahlil Direshuffle
Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya
LBP dan Dudung Merapat ke Istana, Reshuffle Kian Menguat
Jusuf Kalla Diyakini Simpan Kartu Truf Jokowi
Pakar : Selamatkan Kasus, Ahmad Ali Gabung Partai Jokowi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 07:24 WIB

Realistis Bahlil Direshuffle

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 April 2026 - 07:30 WIB

Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya

Kamis, 23 April 2026 - 07:22 WIB

LBP dan Dudung Merapat ke Istana, Reshuffle Kian Menguat

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB