Trump Gebuk Harris di 5 Negara Bagian “Swing State”

Jumat, 20 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Saat perebutan kursi presiden tahun 2024 memasuki babak akhir, survei baru dari Emerson College Polling mengungkap bahwa mantan Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris bersaing ketat di tujuh negara bagian yang menjadi penentu.

Menurut jajak pendapat yang dirilis Kamis, Trump memimpin Harris di Arizona (49%-48%), Georgia (50%-47%), Pennsylvania (48%-47%), dan Wisconsin (49%-48%).

Harris unggul atas Trump di Michigan (49%-47%) dan North Carolina (49%-48%). Survei menemukan bahwa kedua kandidat imbang dengan perolehan suara 48% di Nevada.

Akan tetapi, Trump dan Harris secara statistik imbang di masing-masing negara bagian karena data jajak pendapat masing-masing negara bagian berada dalam margin kesalahan masing-masing.

“Telah terjadi pergerakan sederhana dalam pemilihan presiden sejak jajak pendapat negara bagian penentu Emerson pada akhir Agustus sebelum debat presiden,” kata Spencer Kimball, direktur eksekutif Emerson College Polling, dalam sebuah pernyataan.

“Di Arizona dan North Carolina, Trump kehilangan satu poin, dan Harris memperoleh satu poin,” katanya. “Dukungan untuk Trump tetap sama di Michigan, Nevada, dan Wisconsin, sementara dukungan untuk Harris menurun satu poin di Michigan dan Nevada, dan tetap sama di Wisconsin. Di Georgia, Trump memperoleh dua poin dan Harris kehilangan dua poin.”

Secara keseluruhan, ekonomi disebut sebagai isu utama yang menjadi perhatian pemilih di setiap negara bagian yang menjadi penentu. Para pemilih di Arizona menempatkan imigrasi sebagai isu utama kedua, sementara ancaman terhadap demokrasi berada di posisi kedua di antara para pemilih di Georgia, Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin. Para pemilih di Nevada dan North Carolina menempatkan keterjangkauan perumahan sebagai isu terpenting kedua mereka.

Jajak pendapat juga menemukan Demokrat mengungguli rekan-rekan Republik mereka dalam pemilihan Senat dan gubernur yang penting.

Baca Juga:  Donald Trump Ajukan Tuntutan Hukum atas Kebijakan Imigrasi Kamala Harris yang Amburadul

Dalam pemilihan Senat Arizona, Rep. Ruben Gallego, D-Ariz., unggul atas kandidat Partai Republik Kari Lake (48%-42%) dengan 10% yang belum menentukan pilihan.

Perwakilan Elissa Slotkin, D-Mich., memiliki keunggulan atas kandidat Republik Mike Rogers dalam pemilihan Senat Michigan (47%-42%) dengan 11% yang belum menentukan pilihan.

Senator Jacky Rosen, D-Nev., mengungguli kandidat Republik Sam Brown (48%-41%) dengan 9% yang belum memutuskan.

Dalam pemilihan Senat Pennsylvania, Senator Bob Casey, D-Pa., memiliki keunggulan atas kandidat Republik Dave McCormick (47%-42%) dengan 12% yang belum menentukan pilihan.

Senator Tammy Baldwin, D-Wis., mengungguli kandidat Republik Eric Hovde (49%-46%) dengan 5% yang belum menentukan pilihan. Karena survei tersebut berada dalam margin kesalahan, keduanya secara efektif imbang.

Dalam pemilihan gubernur Carolina Utara, Jaksa Agung Josh Stein mengungguli Letnan Gubernur Mark Robinson (48%-40%) dengan 10% yang belum menentukan pilihan.

Jajak pendapat Arizona mensurvei 868 calon pemilih dan memiliki margin kesalahan 3,3 poin persentase, sementara 975 calon pemilih disurvei di Georgia, dengan margin kesalahan 3,1 poin persentase. Di Michigan, jajak pendapat mensurvei 875 calon pemilih dan memiliki margin kesalahan 3,2 poin persentase. Untuk jajak pendapat Nevada, 895 calon pemilih disurvei, dan memiliki margin kesalahan 3,2 poin persentase. Di Pennsylvania, 880 calon pemilih disurvei, dengan margin kesalahan 3,2 poin persentase. Jajak pendapat North Carolina dan Wisconsin masing-masing mensurvei 1.000 calon pemilih dan memiliki margin kesalahan 3 poin persentase. Semua jajak pendapat dilakukan pada 15-18 September

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI
Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis
Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
American Political Expert : Iran Winning the War Against Israel and the United States Is a Hallucination
Bahas Konflik Israel-Iran, Anwar Ibrahim Hubungi Prabowo Lewat via Ponsel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:40 WIB

Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 07:33 WIB

Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:16 WIB

Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB