Donald Trump Ajukan Tuntutan Hukum atas Kebijakan Imigrasi Kamala Harris yang Amburadul

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Mantan Presiden Donald Trump mengunggah pesan di Truth Social Sunday yang menyatakan bahwa Wakil Presiden Kamala Harris “harus dimakzulkan, dituntut, atau keduanya” atas kebijakan imigrasi — dan kemudian mengkritik keras media karena melakukan “segala cara yang mungkin” untuk menghindari pelaporan mengenai subjek tersebut.

“Apa yang telah dilakukan Kamerad Kamala Harris terhadap negara kita di perbatasan dengan membiarkan 13.099 pembunuh berkeliaran secara terbuka, dan bebas membunuh, adalah Kejahatan Abad Ini,” tulis Trump.

“Mereka telah membunuh banyak orang, dan ini baru permulaan,” lanjutnya, seraya mengatakan bahwa Harris “harus DIPENGAR, DIHUKUM, atau KEDUANYA!”

Mantan presiden itu menambahkan bahwa “hal yang luar biasa adalah bahwa Media Berita Palsu melakukan segala cara yang mungkin untuk tidak mengangkat berita ini. 13.099 PEMBUNUH berkeliaran di negara kita karena Kamala Harris, dan mereka tidak mau melaporkannya!”

Trump menegaskan dalam postingannya bahwa “Berita Palsu membantu Kamala menghancurkan negara kita. Mereka BENAR-BENAR KORUP – Anda tidak akan menemukan orang yang lebih buruk atau kurang patriotik. Kita membutuhkan media yang jujur ​​untuk menjaga negara kita.”

Trump mengulangi pesannya selama rapat umum di Erie, Pennsylvania pada hari Minggu, dengan menyatakan bahwa Harris mengundang “invasi” di perbatasan dan “harus dimakzulkan dan dituntut atas tindakannya,” menurut Mediaite.

Trump juga mengatakan pada rapat umum hari Minggu bahwa yang dibutuhkan polisi adalah satu “hari yang benar-benar penuh kekerasan” dengan “taktik yang luar biasa keras” untuk menurunkan tingkat kejahatan di Amerika Serikat.

Facebook Comments Box
Baca Juga:  20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It

Berita Terkait

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI
Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis
Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
American Political Expert : Iran Winning the War Against Israel and the United States Is a Hallucination
Bahas Konflik Israel-Iran, Anwar Ibrahim Hubungi Prabowo Lewat via Ponsel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:40 WIB

Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 07:33 WIB

Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:16 WIB

Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB