JOGANEWS.com – Ada sebuah pernyataan konyol dari aktivis Faisal Assegaf saat menuding Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco seorang preman yang ditayangkan disalah satu prorgam Aiman Wijaksono di Inews TV tadi malam.
Pakar politik Jerry Massie menilal pernyataan tak beretika dari Faisal ini sulit diterima dengan nalar dan rasional. Biasa mindset-nya standar jadi asal bunyinya cukup gede.
Memang semua ini berawal dari sulitnya Anies Baswedan kolega Faisal meraih tiket parpol usai Nasdem, PKB serta PKS akan merapat ke koalisi KIM Plus yang akan mengusung Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta.
“Mana mungkin seorang Sufmi Dasco yang notabene bergelar doktor serta seorang profesor disebut preman. Yang preman politik justru Faisal yang narasinya terlalu menyerang personality seseorang lantaran frustasi Anies tak akan bertarung di Pilgub Jakarta,” kata Jerry.
Menurut Jerry, Sufmi seorang profesional santun dan punya etika dalam berpolirik. Dia itu cerdas dan pinya ide brilian serta strategi politik yang mumpuni.
“Saya kira level Dasco dan Faisal sangat jauh, mulai pengalaman dalam dunia politik sampai dunia pendidikan. Saya nilai Dasco sosok yang tenang dan tak pernah bikin gaduh seperti Faisal,” ujarnnya.
Tak logis saat Faisal menuding Dasco otak dibalik kotak kosonh hantu seperti dalam program “rakyat bersuara” ini.











