“Program 1.000 rumah ini tentu sangat baik. Bahkan untuk Sulawesi Utara, Minahasa Utara menjadi daerah yang mendapat jumlah terbesar. Ini juga merupakan hasil kerja bersama, termasuk komunikasi dan koordinasi ke luar daerah bersama Pak Gubernur,” ujar Joune.
Ia mengakui, sejak awal pihaknya telah menyadari adanya pengurangan alokasi dana transfer ke daerah. Karena itu, pemerintah kabupaten dituntut untuk lebih kreatif, baik dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dalam membangun hubungan dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.
“Pemerintah daerah harus kreatif. Kita mulai menggali lagi potensi-potensi PAD yang bisa digerakkan. Selain itu, kita juga harus aktif membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga,” jelasnya.
Joune juga menyinggung peran strategis Gubernur Sulawesi Utara yang terus mendorong para kepala daerah untuk memanfaatkan jejaring dan akses pemerintah provinsi ke pemerintah pusat.
“Pak Gubernur menyampaikan kepada kami para kepala daerah, silakan manfaatkan nama beliau untuk mendapatkan program dari kementerian dan lembaga. Dan itu benar-benar kami rasakan manfaatnya. Program-program yang kami terima tidak terlepas dari arahan dan dukungan beliau,” ungkap Joune.











