JOGANEWS.com – Sebuah gagasan pembangunan pariwisata strategis barbasis ilmiah, Bimindo GANDA dipaparkan dengan gemilang oleh Joune James Esau Ganda, Bupati Minahasa Utara, dalam ujian tertutup Program Doktoral di IPDN Cilandak Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Bimindo GANDA, adalah dua singkatan, Bimindo (Bitung Minahasa Manado) sebuah kawasan periwisata pitensial yang terintegrasi secara ekonomi dan kultural.
Sedangkan G.A.N.D.A adalah serangkaian pemikiran manajen ilmiah yang meliputi Goals and Sustainable, Agile Governance, Networking Collaboration, Digital Innovation, dan Adaptive Leadership.
Gagasan GANDA dimaksud memadukan atau kolaborasi semua kebutuhan tata kelola dengan kondisi faktual serta perkembangan efisiensi manajemen termasuk digitalisasi.
“Bimindo adalah kawasan yang terintegrasi secara ekonomi dan kultural. Kondisi dan potensi strategis ini sudah harus didukung dengan manajemen dan tata kelola GANDA,” urai Joune Ganda kepada usai ujian.
Joune yang juga Sekjen APKASI ini menambahkan, kawasan pariwisata strategis Bimindo (Bitung Minahasa Manado) tentu saja memerlukan fasilitasi sumber daya manusia profesional, juga keahlian tehnologi digaitalisasi yang terintegrasi.
Dia juga menjelaskan, kawasan terintegrasi Bimindo karena beberapa fakta antara lain Bitung, Minahasa dan Manado terikat secara geografis, ekonomi, kultural, dan aksesibilitas yang menjanjikan efektivitas dan efisiensi.
Diharapkan, kedepan konsep Bimindo GANDA dapat dijadikan lokomotif penggerak ekonomi pariwisata di Sulawesi Utara dengan tiga titik pengembangan yaitu, Bunaken-Teluk Manado, Danau Tondano-Tomohon, DPSP Likupang – P. Lembe Bitung.
“Saya yakin tiga titik Bimindo ini akan jadi penentu,” kata Joune.











