JOGANEWS.com – Bagi sebagian orang, petugas pemadam kebakaran identik dengan tugas memadamkan api, mengusir lebah, atau mengevakuasi ular dari pekarangan rumah.
Namun di Minahasa Utara (Minut), cerita yang dibawa petugas pemadam kebakaran kadang jauh lebih tak terduga bahkan bisa menyerempet urusan hati.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Minut, Usman, mengungkapkan deretan pengalaman unik yang dialami timnya hingga menjadi “penengah” perselisihan rumah tangga.
“Pernah kami mendapat telepon untuk mengurus suami–istri yang sedang bertengkar,” kata Usman di hadapan Bupati Joune Ganda saat Rapat Percepatan Program Pemerintah Pusat yang dihadiri seluruh kepala OPD, Jumat (21/11/2025).
Pernyataan itu langsung membuat Bupati Joune sontak tertawa.
Cerita unik tidak berhenti di situ.
Usman melanjutkan, suatu ketika seorang mahasiswa juga memanggil tim Damkar karena takut pulang melewati area hutan.
“Adik ini mau pulang, tapi tidak berani lewat hutan. Jadi dia telepon kami, dan kami antar,” jelasnya.
Meski berbagai panggilan itu kadang terdengar di luar kebiasaan, Usman menegaskan bahwa jajarannya selalu siap membantu warga dalam kondisi apa pun, selama masih dalam batas kemampuan.
“Orang kehabisan bensin di jalan saja pernah menelepon kami,” tambahnya.
Di tengah ragam tugas tersebut, Usman tak menutup mata terhadap hambatan operasional yang mereka hadapi.
Ia berharap pemerintah dapat menambah unit mobil pemadam, mengingat sebagian armada saat ini sudah menua.
Menanggapi hal itu, Bupati Joune Ganda menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut.
Ia mengapresiasi respon cepat pemadam kebakaran Minut dalam menjalankan fungsi pelayanan.
“Selama kita bisa tolong, harus tolong,” tegas Joune











