Tahun 2024, Pemerintah AS telah Deportasi 61.680 Warga Guatemala

Minggu, 29 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS com – Amerika Serikat memulangkan kembali warga Guatemala sebanyak 61.680 orang pada tahun 2024, menurut Institut Migrasi Guatemala yang dikelola pemerintah setelah pesawat terakhir yang dideportasi tiba di Kota Guatemala.

Empat pesawat mendarat di pangkalan angkatan udara di ibu kota Guatemala pada hari Jumat, tiba dari Texas. Wartawan AFP melihat sekitar 100 orang turun dari salah satu pesawat, kebanyakan dari mereka adalah wanita dengan anak-anak kecil.

Peningkatan pemulangan dari Amerika terjadi menjelang Donald Trump kembali ke Gedung Putih sebagai presiden pada akhir Januari 2025. Trump telah bersumpah akan melakukan deportasi massal.

Pemerintah Guatemala memperkirakan ada 2,7 juta warga Guatemala yang tinggal di Amerika Serikat, tetapi hanya 400.000 dari mereka yang memiliki dokumen untuk tinggal dan bekerja secara legal.

Sebanyak 508 pesawat yang membawa 61.680 warga Guatemala yang dideportasi tiba dari Amerika Serikat pada tahun 2024, menurut para pejabat.

Pada tahun 2023, total 55.302 warga Guatemala dipulangkan, lebih tinggi dari rekor sebelumnya yang tercatat pada tahun 2019 sebanyak 54.599.

Ribuan warga Guatemala memasuki Amerika Serikat secara ilegal setiap tahun untuk menghindari kekerasan dan kemiskinan yang meluas di negara asal mereka.

Pengiriman uang mereka ke keluarga di kampung halaman sering kali menjadi jalur penyelamat keuangan yang penting. Bank sentral Guatemala memperkirakan bahwa hampir $21 miliar telah dikirim kembali pada tahun 2024 – setara dengan 19% dari PDB negara tersebut.

Hak Cipta © AFP 2024

Facebook Comments Box
Baca Juga:  20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It

Berita Terkait

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI
Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis
Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
American Political Expert : Iran Winning the War Against Israel and the United States Is a Hallucination
Bahas Konflik Israel-Iran, Anwar Ibrahim Hubungi Prabowo Lewat via Ponsel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:40 WIB

Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 07:33 WIB

Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:16 WIB

Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB