Trump Berjanji akan Seret Pemilih Ilegal ke Penjara

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Mantan Presiden Donald Trump menggunakan platform Truth Social miliknya pada hari Jumat untuk memperingatkan orang-orang yang memberikan suara secara ilegal dalam pemilu tahun ini bahwa akan ada konsekuensinya.

“JIKA ANDA MEMILIH SECARA ILEGAL, ANDA AKAN MASUK PENJARA,” tulis  Trump dalam unggahan singkat di media sosialnya.

Ini adalah subjek yang tampaknya menjadi pusat perhatian mantan presiden dalam beberapa hari terakhir, menulis di Truth Social awal minggu ini bahwa kecurangan pemilu “akan dituntut seberat-beratnya sesuai Hukum” setelah ia kembali ke Gedung Putih.

“GENGGAM & HENTIKAN: Saya, bersama banyak Pengacara dan Sarjana Hukum, mencermati Kesucian Pemilu Presiden 2024 dengan sangat saksama karena saya tahu, lebih dari kebanyakan orang, Kecurangan dan Tipu Daya yang merajalela yang telah dilakukan oleh Partai Demokrat dalam Pemilu Presiden 2020,” tulis Trump pada hari Selasa.

“Itu adalah Aib bagi Bangsa kita!” lanjutnya. “Oleh karena itu, Pemilu 2024, di mana Suara baru saja mulai diberikan, akan berada di bawah pengawasan profesional yang ketat dan, KETIKA SAYA MENANG, orang-orang yang MENIPU akan dituntut dengan hukuman maksimal sesuai Hukum, yang akan mencakup hukuman penjara jangka panjang sehingga Kebejatan Hukum ini tidak terjadi lagi.”

Mantan presiden itu menambahkan: “Kita tidak bisa membiarkan Negara kita semakin terpuruk menjadi Negara Dunia Ketiga, DAN KITA TIDAK AKAN! Harap berhati-hati bahwa paparan hukum ini meluas hingga ke Pengacara, Operator Politik, Donor, Pemilih Ilegal, & Pejabat Pemilu yang Korup. Mereka yang terlibat dalam perilaku tidak bermoral akan dicari, ditangkap, dan dituntut pada tingkat yang, sayangnya, belum pernah terlihat sebelumnya di Negara kita.”

Dalam pidatonya di Economic Club of New York di Manhattan bulan ini, Trump juga mengatakan bahwa ia akan melarang imigran ilegal untuk mendapatkan hipotek , dengan mengatakan bahwa AS “tidak dapat mengabaikan dampak dari membanjirnya 21 juta imigran ilegal yang telah meningkatkan biaya perumahan.”

Baca Juga:  Usai PAN, Kini Golkar Siap Usung Prabowo di Pilpres 2029

“Itulah sebabnya rencana saya akan melarang hipotek bagi imigran gelap,” kata Trump. “Di California, mereka mengesahkan undang-undang yang mengizinkan imigran gelap mendapatkan uang untuk membeli rumah.”

Ketua DPR Mike Johnson, R-La., mengatakan kepada Newsmax pada bulan Juni bahwa menjadikan imigran ilegal sebagai pemilih adalah “benar, bukan teori konspirasi.”

“Ada formulir terpisah yang mereka dapatkan karena undang-undang pendaftaran pemilih kendaraan bermotor yang disahkan pada awal tahun 90-an, sangat mudah untuk mendaftar untuk memilih: Yang harus Anda lakukan hanyalah mengisi formulir satu setengah halaman dan mencentang kotak yang bertuliskan, ‘Saya warga negara AS,'” kata Johnson. “Inilah kemarahan besar berdasarkan hukum federal saat ini: Negara bagian dilarang meminta bukti kewarganegaraan.

“Ini adalah ancaman serius bagi kita.”

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI
Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis
Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
American Political Expert : Iran Winning the War Against Israel and the United States Is a Hallucination
Bahas Konflik Israel-Iran, Anwar Ibrahim Hubungi Prabowo Lewat via Ponsel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:40 WIB

Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 07:33 WIB

Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:16 WIB

Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB