Jajak Pendapat Telegraph : Trump Ungguli Harris di 7 Negara Bagian Utama

Minggu, 28 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Donald Trump mengungguli calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris di setiap negara bagian kecuali satu dan imbang di negara bagian lainnya, menurut jajak pendapat terbaru oleh The Telegraph.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Redfield & Wilton Strategies ini merupakan rilis pertama dari negara bagian yang masih belum jelas pemenangnya sejak Presiden Joe Biden keluar dari pemilihan presiden dan mendukung Harris.

Jajak pendapat tersebut menemukan Trump mengungguli Harris di Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Florida. Harris mengungguli Trump di Minnesota. Keduanya imbang di Wisconsin, menurut survei yang dipublikasikan pada hari Kamis.

Masuknya Florida sebagai negara bagian yang menentukan kemenangan lawan adalah hal yang aneh; Trump memenangkan negara bagian tersebut pada tahun 2016 dan 2020, dan Florida belum pernah memilih gubernur dari Partai Demokrat sejak Lawton Chiles pada tahun 1994. Faktanya, hanya Barack Obama yang memenangkan Florida dalam pemilihan presiden abad ini.

Bagaimanapun, Trump unggul 8 poin atas Harris di Florida, menurut jajak pendapat tersebut. RealClearPolitics melacak tujuh negara bagian sebagai negara medan pertempuran, tidak termasuk Florida dan Minnesota.

Hasil jajak pendapat negara medan tempur lainnya, menurut The Telegraph:

  • Arizona: Trump unggul 46% berbanding 43%
  • Georgia: Trump unggul 47% berbanding 42%
  • Michigan: Trump unggul 44% berbanding 41%
  • Minnesota: Harris unggul 44% berbanding 41%
  • Nevada: Trump unggul 45% berbanding 43%
  • Carolina Utara: Trump unggul 46% berbanding 43%
  • Pennsylvania: Trump unggul 46% berbanding 42%
  • Wisconsin: Trump dan Harris imbang di angka 44%

Survei calon presiden hipotetis tersebut mencakup calon independen Robert F. Kennedy Jr. dan calon Partai Hijau Jill Stein, tetapi tidak termasuk calon independen Cornel West. Kennedy memperoleh 7% suara di Michigan dan 6% di Minnesota, yang merupakan pengaruh terbesarnya di negara bagian tersebut, menurut jajak pendapat tersebut. Ia dipastikan akan masuk dalam daftar calon di kedua negara bagian tersebut.

Baca Juga:  Pakar Politik : Hentikan Tebar Fitnah Koalisi KIM Punya 'Rencana Jahat' di Pilkada Jakarta

“Kennedy secara umum memperoleh lebih banyak suara dari kubu Demokrat daripada kubu Republik, meskipun persentase pemilih Trump 2020 (5%) yang sedikit lebih tinggi daripada pemilih Biden 2020 (3%) di Wisconsin berencana untuk memilih Robert F. Kennedy Jr. pada tahun 2024,” tulis Redfield & Wilton dalam analisisnya.

Lebih lanjut, Redfield & Wilton melaporkan bahwa “[d]i tujuh dari sembilan negara bagian yang menjadi penentu (Arizona, Florida, Georgia, Michigan, Minnesota, North Carolina, dan Pennsylvania), lebih banyak pemilih Biden 2020 yang beralih ke Trump dibandingkan pemilih Trump 2020 yang beralih ke Harris.”

Survei mendapati bahwa pemilih di negara bagian yang menjadi penentu secara besar-besaran menyatakan mereka mendukung keputusan Biden untuk keluar dari perlombaan, mulai dari plus-50% di Georgia hingga plus-62% di Wisconsin.

Pluralitas pemilih di sembilan negara bagian yang disurvei (40%-46%) lebih memilih Kamala Harris untuk menjadi calon dari partai Demokrat, sementara antara 26% dan 32% pemilih di negara bagian yang disurvei lebih memilih calon dari partai tersebut adalah orang lain,” tulis Redfield & Wilton.

Redfield & Wilton mensurvei 6.927 calon pemilih di sembilan negara bagian dari 22-24 Juli.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI
Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis
Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
American Political Expert : Iran Winning the War Against Israel and the United States Is a Hallucination
Bahas Konflik Israel-Iran, Anwar Ibrahim Hubungi Prabowo Lewat via Ponsel

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Selasa, 14 April 2026 - 07:40 WIB

Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 07:33 WIB

Biaya Perang yang Digelontorkan AS Cukup Fantastis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:16 WIB

Donald Trump Rilis Aplikasi Mobile White House

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB