Pendeta Franklin Graham : Tuhan Selamatkan Nyawa Trump

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Donald Trump pernah hampir meninggal, “tidak diragukan lagi. Namun Tuhan menyelamatkan nyawanya,” kata penginjil Franklin Graham pada hari Kamis pada malam terakhir Konvensi Nasional Partai Republik, beberapa hari setelah seorang pria bersenjata berusaha membunuh mantan presiden tersebut di sebuah rapat umum di Pennsylvania.

“Ketika kita mengalami pengalaman tersebut, kita akan berubah. Kita dapat mengevaluasi kembali hidup kita dan mengevaluasi kembali prioritas kita, sebagaimana seharusnya,” kata Graham di Milwaukee.

“Ketika Presiden Trump bangkit dari mimbar itu, ia bangkit dengan kepalan tangan yang kuat, menunjukkan tekadnya yang tak tergoyahkan kepada Amerika untuk memperjuangkan mereka di negara ini. Saya tidak dapat menjelaskan mengapa Tuhan menyelamatkan satu nyawa dan membiarkan nyawa yang lain direnggut. Saya tidak punya jawaban untuk itu. Namun satu hal yang saya tahu adalah bahwa Tuhan mengasihi kita, dan Ia ingin kita bersama-Nya di surga suatu hari nanti. Dan itu melalui iman kepada Putra-Nya, Yesus Kristus,” tambahnya.

Trump, kata Graham, adalah “orang yang menepati janjinya.”

“Hal-hal yang dia katakan akan dia lakukan, dia lakukan. Ketika dia memberi tahu saya dan negara kita pada tahun 2016 bahwa dia akan menunjuk hakim konservatif, coba tebak? Dia melakukannya. Pada tahun 2016, dia mengatakan akan membela kebebasan beragama. Dan coba tebak? Dia melakukannya. Pada tahun 2019, saya bersamanya di Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika presiden pertama dalam sejarah negara ini berdiri di sana untuk mengadvokasi kebebasan beragama di seluruh dunia.

“Ketika warga negara Amerika dan pendeta Andrew Brunson ditahan di penjara Turki atas tuduhan palsu, Presiden Trump menuntut agar ia dibebaskan, dan ia menerapkan tekanan ekonomi dan sanksi hingga pembebasannya. Saya bersyukur dan berterima kasih atas apa yang telah ia lakukan sebagai presiden Amerika Serikat ke-45, dan saya tahu bahwa sebagai presiden ke-47, ia akan menepati janjinya kepada rakyat Amerika untuk membuat Amerika kembali hebat,” tambahnya.

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Berita Terkait

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan
Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya
Dendam dan Pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara
Pakar : Selamatkan Kasus, Ahmad Ali Gabung Partai Jokowi
Jerry Massie Sebut Jusuf Kalla Perusak Kerukunan Beragama di Indonesia
Menhan Syafrie akan Teken MoU Terkait Pesawat Militer AS Lewati Wilayah Udara RI

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 07:20 WIB

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 April 2026 - 07:30 WIB

Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya

Selasa, 21 April 2026 - 06:54 WIB

Dendam dan Pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara

Selasa, 21 April 2026 - 06:45 WIB

Pakar : Selamatkan Kasus, Ahmad Ali Gabung Partai Jokowi

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB