Ribuan Masyarakat dan Akademisi Bikin Petisi Tolak Dekan FK Unair Dicopot

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGANEWS.com – Ribuan masyarakat telah menandatangani petisi penolakan pemberhentian Budi Santoso sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair). Budi seharusnya menjabat dekan dari 2020 hingga 2025, tapi dicopot pada 3 Juli 2024 berdasarkan keputusan Rektor Unair Mohammad Nasih.

Pemberhentian itu disebut-sebut karena Prof Bus, panggilan akrab Budi, menolak program pemerintah yang akan mendatangkan dokter asing ke Indonesia. Padahal, menurut masyarakat dan insan pendidikan, Budi Santoso berhak mengeluarkan pendapat. Oleh karena itu, muncul petisi pada Kamis, 4 Juli 2024, yang menilai pencopotan itu terlalu mendadak.

Kami segenap masyarakat dan Insan Akademis Indonesia mendukung segala bentuk kebebasan berpendapat yang merupakan Hak Konstitusional warga negara yang dijamin oleh Konstitusi. Maka segala bentuk tindakan pengekangan berpendapat, intimidasi dan teror adalah pelanggaran nyata terhadap konstitusi yang sah,” tulis petisi itu dikutip dari petisionline.com pada Kamis, 4 Juli 2024.

Berdasarkan pantauan Tempo pada Kamis malam, pukul 22.05 sudah ada 2.833 orang yang mengisi petisi tersebut. Di sana, mereka menuntut rektor untuk mengembalikan jabatan Budi. Mereka juga meminta Presiden Joko Widodo dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim untuk mengembalikan jabatan tersebut, serta memulihkan nama baik Budi.

Melihat dari daftar yang mengisi, petisi itu tak hanya diisi oleh dosen atau guru besar tetapi juga dari kalangan mahasiswa Unair maupun kampus lain. Tak hanya itu, ada juga dari anggota Ikatan Dokter Indonesia, serta tenaga kesehatan dari rumah sakit di berbagai daerah.

Dukungan juga terlihat melalui fitur template dari Instagram. Template itu menampilkan cuplikan berita-berita mengenai pemberhentian Budi, serta mencantumkan tagar #kembalikankebebasanberpendapat dan #saveprofbus. Template itu sudah mendapat balasan sebanyak 8,1 ribu orang pada Kamis malam.

Baca Juga:  Angan-Angan Pertumbuhan Delapan Persen Terancam ‘Fabrikasi’ Data Ekonomi

Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Martha Kurnia Kusumawardani, membenarkan adanya pemberhentian Budi dari jabatan dekan FK. Namun, ia tidak mengungkap secara jelas alasan pemberhentian itu.

“Alasan atau pertimbangan pimpinan Universitas Airlangga terkait pemberhentian ini adalah merupakan kebijakan internal untuk menerapkan tata kelola yang lebih baik guna penguatan kelembagaan khususnya di lingkungan FK Unair,” ucapnya saat dikonfirmasi Tempo, Kamis pagi, 4 Juli 2024.

Martha mengatakan, seluruh civitas akademika Unair mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Budi atas pengabdiannya. FK Unair, kata dia, berharap dapat menjadi fakultas kedokteran yang mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin saat Rakor Tingkat Menteri Tindak Lanjut Dukungan Bantuan Kemanusiaan Akibat Bencana Tanah Longsor di Prov. Enga, Papua Nugini di Kemenko PMK, Jakarta, 1 Juli 2024. Budi Gunadi Sadikin, pihaknya telah menyediakan lima kelompok bantuan kesehatan. Kelompok pertama berupa obat-obatan sebanyak 44 paket, kedua berbentuk makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, ketiga merupakan obat-obatan khusus untuk malaria, keempat adalah hygiene kit atau perlengkapan kesehatan sebanyak 665 paket, dan bantuan water purifier (penjernih air) karena air bersih diperlukan di sana. TEMPO/Martin Yogi Pardamean

Menteri Budi Gunadi mengakui kalau kebijakannya mendatangkan dokter asing berpraktik di Indonesia belum sepenuhnya diterima, termasuk oleh FK Unair.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo
Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya
LBP dan Dudung Merapat ke Istana, Reshuffle Kian Menguat
Jusuf Kalla Diyakini Simpan Kartu Truf Jokowi
Dendam dan Pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara
Pakar : Selamatkan Kasus, Ahmad Ali Gabung Partai Jokowi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 07:20 WIB

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Kamis, 23 April 2026 - 07:30 WIB

Jokowi Disebut Rela Gelontorkan Puluhan Miliar Demi Ijasahnya

Kamis, 23 April 2026 - 07:22 WIB

LBP dan Dudung Merapat ke Istana, Reshuffle Kian Menguat

Selasa, 21 April 2026 - 07:31 WIB

Jusuf Kalla Diyakini Simpan Kartu Truf Jokowi

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB