Dana Jamsostek BPJS kian Beresiko

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Salamuddin Daeng (Penganay Ekonomi)

Berapa dana pekerja sekarang yang terkumpul dan dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan mencapai 735 triliun rupiah. Uang iuran masyarakat atau pekerja yang terbesar yang dikelola satu lembaga non bank di Indonesia. Apakah dana ini masih aman atau makin bereaiko? Mengingat seluruh dana telah dialokasikan bagi kegiatan investasi untuk mengejar keuntungan. Termasuk di dalamnya usaha usaha spekulasi seperti membeli saham secara tidak langsung di bursa saham untuk mengejar keuntungan besar dan cepat.

Apakah BPJS ketenagakerjaan boleh mengejar keuntungan? Lembaga ini sejak disyahkan UU SJSN dan UU BPJS serta ditransformasikan dari jamsostek menjadi BPJS ketenagakerjaan, maka lembaga ini telah berubah menjadi lembaga nirlaba. Seluruh dana yang dikelola harus dikembalikan kepada pemilik dana yakni masyarakat, dan semua dana yang dikelola hasilnya harus disampaikan ke pemilik dana setiap periode keuangan melalui email peserta. Tapi ini tidak dilakukan. Pengelolaan dana publik atau pekerja yang tertutup semacam ini tentu beresiko.

Lebih dari 62 triliun rupiah dana BPJS ketenagakerjaan diinvestasikan dalam kegiatan spekulasi. Dana dana ini terancam hilang seiring dengan rontoknya harga saham di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir (tabel di bawah). Harga saham tempat dana BPJS ketenagakerjaan ditempatkan terus memerah dan rontok sampai tingkat sangat rendah. Lembaga nirlaba ini terancam kehilangan dana cukup besar akibat kerugian investasi semacam ini.

Investasi BPJS membeli saham di pasar kurang dilakukan secara transparan. Selama direksi ini tidak mengumumkan kepada publik perusahaan siapa saja yang dibeli sahamnya, apa alasannya? Sebab kalau mau investasi yang benar bukan pada perusahaan yang selama ini mereka berinvestasi. Investasikan saja ke saham perusahaan global yang benar benar bagus. Karena motif cuma satu yakni mengejar keuntungan yang besar.

Baca Juga:  Joune Ganda Paparkan Soal Pentingnya Efisiensi Anggaran Presiden Prabowo di CNBC

Perkembangan terakhir penempatan dana BPJS ketenagakerjaan dalam instrumen surat utang negara sebesar 71% dari total dana BPJS ketenagakerjaan meninggalkan berbagai resiko diantaranya adalah kerugian akibat pelemahan kurs rupiah terhadap USD, serta kemungkinan lain seperti penundaan pembayaran kepada BPJS ketenagakerjaan karena kas negara sedang seret. Sebagaimana dilaporkan baru baru ini oleh Menteri Keuangan bahwa sampai bulan Mei 2024 penerimaan perpajakan Indonesia anjlok cukup dalam antara 8-10 persen. Ini bisa bisa dana pekerja di sana menjadi bamper menghadapi tekanan fiskal. Sehingga resiko tidak terbayar.

Kerugian lainnya jika dana 110 triliun rupiah yang di investasikan Jamsostek pada deposito terancam mengalami kerugian kurs yang sangat besar. BPJS ketenagakerjaan tidak menjelaskan apakah deposito tersebut diamankan dalam mata uang asing atau dalam rupiah. Ini harus dilaporkan secara transparan dan terbuka pada pemilik dana.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo
Dana Asing bagi Sektor Riset, Jurnalistik dan Media jadi Bom Waktu
Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz
Prabowo dan Roy Dalio Bahas Peluang Disektor Energi
Lagi, Minut Raih Penghargaan UHC Award Tahun 2026
Ini Dia Profil Thomas Djiwandono Deputi BI
Nusron Wahid Serahkan HGU Sugar Group ke Polri dan Kejagung
Direktur P3S : Bandara dI Morawali Aman, jangan Diperkeruh

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 30 Maret 2026 - 11:10 WIB

Hikmahanto Juwana Beberkan Penyebab Kapal Pertamina masih Tertahan di Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:35 WIB

Prabowo dan Roy Dalio Bahas Peluang Disektor Energi

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:01 WIB

Lagi, Minut Raih Penghargaan UHC Award Tahun 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:42 WIB

Ini Dia Profil Thomas Djiwandono Deputi BI

Berita Terbaru

Bisnis

Jerry Massie Sebut Kaum Buruh selalu Dihati Prabowo

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Eksekutif

Realistis Bahlil Direshuffle

Senin, 27 Apr 2026 - 07:24 WIB

Law and Criminal

Gegara Buku “Gibran End Game”, Rismon Sianipar Dipolisikan

Senin, 27 Apr 2026 - 07:20 WIB

Manca Negara

Warga AS Didesak Segera Tinggalkan Iran

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:00 WIB